Juventus Pantau N’Dicka, Roma Bisa Libatkan Koopmeiners dalam Negosiasi
Evan N’Dicka masuk dalam daftar pemain yang dipantau Juventus untuk bursa transfer musim panas mendatang. Menurut laporan , bek milik AS Roma itu menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan klub Turin jika Gleison Bremer hengkang pada akhir musim nanti.
Saat ini situasinya masih sebatas ketertarikan awal dan belum berkembang menjadi negosiasi resmi. Namun, kemungkinan transfer disebut bisa mulai bergerak dalam beberapa pekan ke depan, terutama bergantung pada manuver keluar Juventus di sektor pertahanan.
Menariknya, nama Teun Koopmeiners juga dikabarkan dapat masuk dalam pembicaraan antara kedua klub.
Gelandang asal Belanda tersebut pernah bekerja sama dengan Gian Piero Gasperini saat masih membela Atalanta. Faktor itu diyakini bisa menjadi nilai tambah jika Roma memang ingin memperkuat lini tengahnya musim depan.
Meski demikian, skenarionya bukan pertukaran langsung antara N’Dicka dan Koopmeiners. Juventus disebut mempertimbangkan memasukkan Koopmeiners sebagai bagian dari paket negosiasi guna menekan biaya transfer yang harus dibayarkan kepada Roma
Roma sendiri masih menganggap N’Dicka sebagai salah satu pemain penting dalam skuad. Bek asal Pantai Gading itu tampil cukup konsisten dan menjadi bagian utama lini belakang Giallorossi sepanjang musim.
Namun, klub ibu kota Italia tersebut tidak sepenuhnya menutup peluang penjualan apabila datang tawaran besar. Situasi kontrak N’Dicka yang masih berlaku hingga 2028 membuat Roma berada dalam posisi kuat untuk menentukan harga.
Laporan di Italia menyebut valuasi sang pemain berada di kisaran 40 juta euro. Nilai tersebut juga dinilai penting bagi Roma dari sisi keseimbangan finansial dan aturan Financial Fair Play (FFP).
Selain Juventus, FC Barcelona juga disebut memantau perkembangan situasi N’Dicka. Dengan minat dari beberapa klub besar Eropa, bek berusia 25 tahun itu berpotensi menjadi salah satu nama panas pada bursa transfer musim panas nanti.
Bagi Roma, keputusan terkait masa depan N’Dicka kemungkinan akan sangat dipengaruhi oleh strategi pembangunan skuad Gasperini, terutama jika klub ingin mendatangkan pemain baru tanpa mengganggu stabilitas keuangan.






